Jumat, 13 Desember 2013

IBD II - MANUSIA DAN KESUSASTRAAN








Manusia dan Kesusatraan




        Kebudayaan dan kesusastraan mungkin dua hal yang tak sama tapi memiliki kaitan satu sama lain. Kebudayaan adalah suatu ciri khas yang dihasilkan oleh sekelompok orang dan selalu diwariskan secara turun temurun untuk selalu di lestaraikan.Sedangkan kesustraan jika mengambil kata dsarnya yaiut sastra yang berarti sebuah karya tulis yang artinya memiliki keindahan tersendiri.Tetapi sastra bukan karya tulis dalam bentuk ilmu tapi sastra termasuk karya tulis dalam bentuk seni. Karya tulisan itu akan bermakna indah jika cara penyampaiannya benar dan dapat membuat orang merasakan dan mengerti makna dari karya tulis itu.Contohnya seperti puisi yang termasuk karya tulis, puisi itu akan terasa indah dan mengguncang hati seseorang jika pembaca menyampaikan dengan lafal yang baik atau ditambah dengan gerakan atau musik sehingga maknanya akan mudah dipahami.

  
   Apa hubungannya kebudayaan dan kesusastraan?? Terkadang saat disebutkan kata kebudayaan mungkin kita akan lari pada benda seperti rumah adat,  pakaian adat,  makan khas suatu daerah atau tarian khas. Tapi tidak semua kebudayaan yang dilestarikan itu hanya sebuah benda tapi sebuah karya tulis yang berbentuk seni adalah kebudayaan yang harus dijaga sama seperti benda kebudayaan lain yang diwariskan oleh nenek moyang kepada kita. Sastra juga bukan hanya sebuah puisi tapi juga bisa prosa seperti dongeng, cerita mitos, legenda, roman, pantun, syair, dan banyak karya sastra lainnya dan semuanya itu harus dibudayakan agar untuk generasi kedepan tetap ada, karena dalam puisi dan prosa mempunyai nilai-nilai seperti memberi informasi tentang budaya sehingga wawasan bertambah, tidak hanya budaya sendiri tapi juga budaya dari daerah lain.


    Tetapi semakin berubahnya zaman, perlahan perubahan terhadap karya satra semakin mengalami perubahan juga. Seperti contoh gaya bahasanya tak seperti dulu lagi dan tak kala karya sastra yang dulu tak banyak yang mengingat. Memang  karya sastra belum sepenuhnya hilang bahkan puisi sering sekali diciptkan oleh seseorang  untuk mengungkapkan perasaannya , tetapi bukan berati kita melupakan karya sastra lama karna  karya itu termasuk warisan nenek moyang yang harus dilestarikan atau dongeng-dongeng yang menceritakan tentang kehidupan masyarakat didaerah masing-masing seperti malin kundang Sumatera Barat  atau mitos tentang terbentuknya tangkuban perahu dari Jawa Barat. Semua karya itu menceritakan keunikan daerah masing-masing. Zaman boleh berubah, kita juga dapat mengembangkan karya sastra tapi tanpa menghilangkan makna sebenarnya.
Jadi hubungan kebudayaan dan kesusastraan memang memiliki kaitan yaitu kesusatraan merupakan karya tulis yang berbentuk seni yang diciptakan oleh sekelompok orang untuk dibudayakan atau dilestarikan secara turun-temurun .
Cintai budayamu karena itu warisan yang harus dilestariakan sampai akhir zaman. J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar