Manusia dan Kesusatraan
Kebudayaan dan
kesusastraan mungkin dua hal yang tak sama tapi memiliki kaitan satu sama lain.
Kebudayaan adalah suatu ciri khas yang dihasilkan oleh sekelompok orang dan
selalu diwariskan secara turun temurun untuk selalu di lestaraikan.Sedangkan
kesustraan jika mengambil kata dsarnya yaiut sastra yang berarti sebuah karya
tulis yang artinya memiliki keindahan tersendiri.Tetapi sastra bukan karya
tulis dalam bentuk ilmu tapi sastra termasuk karya tulis dalam bentuk seni. Karya
tulisan itu akan bermakna indah jika cara penyampaiannya benar dan dapat
membuat orang merasakan dan mengerti makna dari karya tulis itu.Contohnya
seperti puisi yang termasuk karya tulis, puisi itu akan terasa indah dan
mengguncang hati seseorang jika pembaca menyampaikan dengan lafal yang baik
atau ditambah dengan gerakan atau musik sehingga maknanya akan mudah dipahami.
Apa
hubungannya kebudayaan dan kesusastraan?? Terkadang saat disebutkan kata
kebudayaan mungkin kita akan lari pada benda seperti rumah adat, pakaian adat,
makan khas suatu daerah atau tarian khas. Tapi tidak semua kebudayaan
yang dilestarikan itu hanya sebuah benda tapi sebuah karya tulis yang berbentuk
seni adalah kebudayaan yang harus dijaga sama seperti benda kebudayaan lain
yang diwariskan oleh nenek moyang kepada kita. Sastra juga bukan hanya sebuah
puisi tapi juga bisa prosa seperti dongeng, cerita mitos, legenda, roman,
pantun, syair, dan banyak karya sastra lainnya dan semuanya itu harus
dibudayakan agar untuk generasi kedepan tetap ada, karena dalam puisi dan prosa
mempunyai nilai-nilai seperti memberi informasi tentang budaya sehingga wawasan
bertambah, tidak hanya budaya sendiri tapi juga budaya dari daerah lain.
Tetapi
semakin berubahnya zaman, perlahan perubahan terhadap karya satra semakin
mengalami perubahan juga. Seperti contoh gaya bahasanya tak seperti dulu lagi
dan tak kala karya sastra yang dulu tak banyak yang mengingat. Memang karya sastra belum sepenuhnya hilang bahkan
puisi sering sekali diciptkan oleh seseorang
untuk mengungkapkan perasaannya , tetapi bukan berati kita melupakan
karya sastra lama karna karya itu
termasuk warisan nenek moyang yang harus dilestarikan atau dongeng-dongeng yang
menceritakan tentang kehidupan masyarakat didaerah masing-masing seperti malin
kundang Sumatera Barat atau mitos
tentang terbentuknya tangkuban perahu dari Jawa Barat. Semua karya itu menceritakan
keunikan daerah masing-masing. Zaman boleh berubah, kita juga dapat
mengembangkan karya sastra tapi tanpa menghilangkan makna sebenarnya.
Jadi hubungan
kebudayaan dan kesusastraan memang memiliki kaitan yaitu kesusatraan merupakan
karya tulis yang berbentuk seni yang diciptakan oleh sekelompok orang untuk
dibudayakan atau dilestarikan secara turun-temurun .
Cintai budayamu karena itu warisan yang harus
dilestariakan sampai akhir zaman. J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar