Manusia
dan Cinta Kasih
Cinta kasih adalah hal yang tak terlihat atau berwujud tapi bisa
dirasakan. Cinta kasih juga dapat diartikan sebagai ungkapan perasaan terhadap
orang lain yaitu suatu ungkapan yang berasala dari gejolak hati yang paling
dalam yang hanya dapat dirasakan oleh hati.Mungkin pengertian ini sama halnya
dalam pengertian di ekonomi yaiutu barang dan jasa, yaitu barang bisa dilihat
sedangkan jasa hanya dirasakan.Namun Cinta tidak bisa dibayar seperti jasa
dalam ekonomi, karena cinta berasal dari dasar hati yang ikhlas tanpa
menginginkan balasan. Tetapi pada dasarnya pengertian cinta itu luas tergantung
bagaimana kita menanggap cinta itu seperti apa. Jika kita memandang cinta itu
adalah buruk maka pengertian kita tentang cinta pun akan buruk namun jika kita
memandang cinta itu suatu yang baik maka pengertisn kita tentang cinta akan
baik.
Cinta kasih merupakan anugerah yang diberikan kepada setiap manusia
untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Cinta kasih terhadap sesama
manusia tanpa menerima balasan merupakan
salah satu penerpan cinta kasih.Namun Cinta kasih dapat terhambat jika ada
pertengkaran,permusuhan,dendam,kerasukan,kedengkian, iri hati dan banyak
hambatan lain yang dapat membuat cinta kasih itu tidak tumbuh dalam kehidupan
nyata. Sehingga secara sederhananya Cinta kasih adalah perasaan kasih sayang
yang berasal dari hati yang paling dalam dan ikhlas untukmengasih satu sama
lain ,menolong,menciptakan keharmonisan,keseimbangan,keserasian serta
menciptakan kebahagiaan.
Manusia adalah mahluk Tuhan yang sempurna, dimana manusia beda dengan mahluk hidup lainnya karena manusia diciptakan
dengan akal budi dan pikiran yang sehat. Manusia merupakan mahluk sosial yang
tidak dapat hidup sendiri. Betapa hampanya jika kita hidup sendiri di dunia
ini, untuk itu manusia hidup di dunia ini saling membutuhkan satu sama yang
lain untuk saling tolong-menolong dan saling melengkapi. Untuk itu saat bumi
ini terbentuk manusia pertama yang diciptakan adalah Adam dan kemudian Hawa, untuk
itu mereka diciptakana untuk saling melengkapi kekurangan masing-masing.
Manusia dan cinta kasih sangat berkaitan karena manusia sejak ia dalam
kandungan sudah membutuhkan yang namanya cinta kasih dari seorang ibu dan
sebaliknya. Terkadang cinta kasih sering diartikan seperti cinta terhadap lawan
jenis saja namun pada pengertian umum cinta kasih memiliki banyak bentuk yaitu,
Cinta yang paling utama yaitu cinta kasih terhadap Tuhan, Cinta kasih terhdapa
sesama manusia, cinta kasih terhadap diri sendiri serta cinta kasih terhadap
mahluk ciptaan Tuhan yang lain.
Setiap manusia memiliki cinta kasih baik terhadap lawan jenis maupun
pada sesama, namun cinta kasih yang diinginkan adalah dalam arti baik. Karena
di zaman modern ini, cinta kasih sering disalah artikan sehingga memiliki
dampak negatif.contoh, karena cinta manusia mau membunuh dirinya sendiri,karena
cinta yang tidak dibalskan manusia membunuh orang lain, karena cinta manusia
bisa menjadi gila, cinta juga dapat menciptakan percabulan ,seks bebas dan lain
sebagainya. Itu semua terjadi karena kebanyak orang salah mengartikan cinta
kasih. Untuk itu, cinta kasih haruslah memberikan kebahagian,keharmonisan dan
keseimbangan serta bertanggung jawab.
Tak kala cinta kasih itu dapat berujung baik dan bahagaian namun bisa
juga berujung tragis atau menyedihkan hingga berurai air mata, namun semuanya
itu tergantung pada diri kita sendiri untuk bertahan dan menjaga cinta kasih.
Memelihara cinta kasih sangat penting agar tercipta keharmonisan dan kebaikan
yaitu, mencintai dan mengasihi baik Tuhan maupun sesama manusia dengan tulus
ikhlas tanpa menerima balasan, sehingga cinta kasih itu akan bertahan lama.
Cinta kasih juga harus saling tolong menolong atau melengkapi kekurangan satu
sama yang lain.biarlah cinta kasih tumbuh dalam kehidupan kita sebagaimana yang
dianugerhkan Tuhan untuk kita dan biarlah cinta kasih menciptakan
kedamaian,keharmonisan, keseimbangan,dan hal baik lainnya.Untuk itu manusia diciptakan untuk saling mencintai dan mengasih satu
sama yang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar