Manusia Dan Keadilan
Manusia dan keadilan adalah dua hal yang
saling berhubungan, karena keadilan itu memang ditujukan untuk manusia dan
manusia memang membutuhkan keadilan dalam hidupnya. Untuk itu manusia dan
keadilan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Setelah ada penderitaan
untuk manusia maka keadilan muncul bagi manusia sehigga kehidupan manusia
seimbang.
Manusia adalah mahluk Tuhan yang paling
istimewa daripada mahkluk ciptaan yang lain, karena manusia memiliki akal budi
dan pikiran. Untuk itu manusia harus menggunakan anugerah yang di berikan Tuhan
dengan baik agar membedakan dari mahkluk ciptaan yang lain.
Manusia juga
disebut sebagai mahkluk sosial karena manusia hidup di dunia ini tidak bisa
sendiri, hidup manusia itu saling membutuhkan satu sama lain. Sejak manusia
lahir kedunia ini sudah membutuhkan orang lain untuk itulah manusia disebut sebagai
mahkluk sosial.
Keadilan adalah kebenaran yang harus ada
dan nyata , bersifat tegas atau tidak pilih kasih, tidak memandang perbedaan
baik agama, ras, suku, atau apapun yang dapat menimbulkan blok atau perbedaan
dalam lingkungan bermasyarakat.
Keadilan harus
ada dalam setiap sudut kehidupan manusia, baik dalam keluarga, pendidikan,
hukum, atau apapun setiap sudut kehidupan ini membutuhkan keadilan.
Keadilan sosial merupakan keadilan yang
bersifat sosialisasi yang kita temui dalam butir-butir pancasila yang ke-5
.”Kadilan bagi seluruh rakyat indonesia”
berati keadilan yang diminta harus bersifat menyeluruh tanpa memandang
perbedaan sehingga pancasila itu tidak hanya sebatas tulisan atau tekad kuat
Negara Republik Indonesiatetapi juga dapat dilaksanakan dengan baik dalam
kehidupan bermasyarakat.
Manusia memiliki perasaan yang sangat
peka untuk sebuah keadilan, jika seseorang tidak mendapatkan keadilan dalam
lingkungannya maka, seseorang itu akan membrontak dan melakukan tindakan buruk yang menimbulkan
konflik.
Contohnya saja
jika didalam keluarga tidak ada keadilan, kasih ayang orang tua tidak
disama-ratakan maka adik kakak akan
memiliki dendam atau sakit hati satu sama lain maka perkelahian yang akan
muncul.
Keadilan yang sering kita lihat di Negara
Republik Indonesia ini tidak sebaik yang kita bayangkan. Keadilan dinegara ini
masih tidak bisa diterapkan dengan baik. Padahal Hukum bersifat tegas dan
memaksa namun tidak ada keadilan.
Contohnya pada
kasus seorang koruptor dan seorang
pencuri sandal, kita lihat saja pada saat kasus itu sedang populer dibicarakan
di setiap media berita, hukuman terberat
jatuh kepada seorang pencuri sandal. Padahal kita tahu seorang pencuri sandal
hanya mencuri 2 pasang sandal dan pihak yang dirugikan hanya satu orang sedangkan
seorang koruptor telah merugikan rakyat
banyak. Adakah Keadilan di Negeri ini???? Kita bisa jawab dari contoh kasus
diatas.
Kejujuran adalah tindakan yang
sebenarnya, tidak dilebih-lebihkan ataupun dikurang-kurangkan, kejeujuran
adalah mengatakan yang benar jika benar dan yang salah jika salah tanpa memutar
balikan fakta.
Kejujuran dapat
menimbulkan keadilan, namun seperti yang kita ketahui kejujuran di zaman ini
susah ditemukan, itu semua karena keegoisan.
Jika kita mau
menciptakan kejujuran maka keadilan itu pun akan tercipta.
Kecurangan
merupakan kebalikan dari kejujuran, yaitu hal yang benar disalahkan dan hal
yang salah dibenarkan. Kecurangan juga timbulkan karna ada sifat egois atau
ingin menang sendiri dan hal itu tentunya dapat menimbulkan konflik.
Kecurangan yang sering terjadi di Negeri
ini adalah korupsi, pemerintah yang mau
senang sendiri tanpa melihat penderitaan rakyat miskin.
Dalam bidang
politik juga sering ditemukan kecurangan ,sesama pelaku politik menjatuhkan
kawannya, membuat nama lawannya tercorong atau dipandang buruk dan saat itulah
rasa ingin balas dendam muncul.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar