Jumat, 13 Desember 2013

IBD VI - MANUSIA DAN KEADILAN



Manusia Dan Keadilan

     Manusia dan keadilan adalah dua hal yang saling berhubungan, karena keadilan itu memang ditujukan untuk manusia dan manusia memang membutuhkan keadilan dalam hidupnya. Untuk itu manusia dan keadilan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Setelah ada penderitaan untuk manusia maka keadilan muncul bagi manusia sehigga kehidupan manusia seimbang.


      Manusia adalah mahluk Tuhan yang paling istimewa daripada mahkluk ciptaan yang lain, karena manusia memiliki akal budi dan pikiran. Untuk itu manusia harus menggunakan anugerah yang di berikan Tuhan dengan baik agar membedakan dari mahkluk ciptaan yang lain.
Manusia juga disebut sebagai mahkluk sosial karena manusia hidup di dunia ini tidak bisa sendiri, hidup manusia itu saling membutuhkan satu sama lain. Sejak manusia lahir kedunia ini sudah membutuhkan orang lain untuk itulah manusia disebut sebagai mahkluk sosial.


      Keadilan adalah kebenaran yang harus ada dan nyata , bersifat tegas atau tidak pilih kasih, tidak memandang perbedaan baik agama, ras, suku, atau apapun yang dapat menimbulkan blok atau perbedaan dalam lingkungan bermasyarakat.
Keadilan harus ada dalam setiap sudut kehidupan manusia, baik dalam keluarga, pendidikan, hukum, atau apapun setiap sudut kehidupan ini membutuhkan keadilan.


      Keadilan sosial merupakan keadilan yang bersifat sosialisasi yang kita temui dalam butir-butir pancasila yang ke-5 .”Kadilan bagi seluruh rakyat indonesia”  berati keadilan yang diminta harus bersifat menyeluruh tanpa memandang perbedaan sehingga pancasila itu tidak hanya sebatas tulisan atau tekad kuat Negara Republik Indonesiatetapi juga dapat dilaksanakan dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat.


      Manusia memiliki perasaan yang sangat peka untuk sebuah keadilan, jika seseorang tidak mendapatkan keadilan dalam lingkungannya maka, seseorang itu akan membrontak  dan melakukan tindakan buruk yang menimbulkan konflik.
Contohnya saja jika didalam keluarga tidak ada keadilan, kasih ayang orang tua tidak disama-ratakan maka  adik kakak akan memiliki dendam atau sakit hati satu sama lain maka perkelahian yang akan muncul.
                 

      Keadilan yang sering kita lihat di Negara Republik Indonesia ini tidak sebaik yang kita bayangkan. Keadilan dinegara ini masih tidak bisa diterapkan dengan baik. Padahal Hukum bersifat tegas dan memaksa namun tidak ada keadilan.
Contohnya pada kasus seorang koruptor  dan seorang pencuri sandal, kita lihat saja pada saat kasus itu sedang populer dibicarakan di setiap media berita,  hukuman terberat jatuh kepada seorang pencuri sandal. Padahal kita tahu seorang pencuri sandal hanya mencuri 2 pasang sandal dan pihak yang dirugikan hanya satu orang sedangkan seorang koruptor  telah merugikan rakyat banyak. Adakah Keadilan di Negeri ini???? Kita bisa jawab dari contoh kasus diatas.

      Kejujuran adalah tindakan yang sebenarnya, tidak dilebih-lebihkan ataupun dikurang-kurangkan, kejeujuran adalah mengatakan yang benar jika benar dan yang salah jika salah tanpa memutar balikan fakta.
Kejujuran dapat menimbulkan keadilan, namun seperti yang kita ketahui kejujuran di zaman ini susah ditemukan, itu semua karena keegoisan.
Jika kita mau menciptakan kejujuran maka keadilan itu pun akan tercipta.


Kecurangan merupakan kebalikan dari kejujuran, yaitu hal yang benar disalahkan dan hal yang salah dibenarkan. Kecurangan juga timbulkan karna ada sifat egois atau ingin menang sendiri dan hal itu tentunya dapat menimbulkan konflik.


      Kecurangan yang sering terjadi di Negeri ini adalah korupsi, pemerintah  yang mau senang sendiri tanpa melihat penderitaan rakyat miskin.
Dalam bidang politik juga sering ditemukan kecurangan ,sesama pelaku politik menjatuhkan kawannya, membuat nama lawannya tercorong atau dipandang buruk dan saat itulah rasa ingin balas dendam muncul.


      Pada intinya keadilan dan manusia itu saling membutuhkan, jika kita mau menciptakan kejujuran maka keadilan itu akan ada.Kecurangan hanya membuat rasa persatuan itu tidak tercipta, menjadi manusia yang social berarti mau menciptakan sebuah keadilan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar